Jakarta Selatan – Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) baru-baru ini mengeluarkan imbauan kepada para pengelola gedung untuk mengaktifkan peralatan semprotan air, yang dikenal dengan sebutan water mist. Kebijakan ini diambil untuk mengatasi masalah polusi udara yang semakin mengkhawatirkan, terutama di tengah cuaca panas akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, pada Jumat, 4 September 2026, menekankan pentingnya langkah ini dalam membantu mengurangi beban polusi udara di kawasan tersebut.
“Cuaca saat ini cukup panas karena kemarau yang panjang,” ungkap Syafrin. “Mobilitas kendaraan yang tinggi juga menyebabkan polusi cukup tinggi. Oleh karena itu, penggunaan water mist diharapkan bisa membantu mengurangi beban polusi udara,” tambahnya. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan di Jakarta Selatan, terutama di area padat seperti Kemang dan Blok M, inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut, Pemkot Jaksel juga mengaktifkan kembali alat water mist generator yang berada di Lantai 17 Blok A Gedung Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Penyemprotan uap air melalui water mist ini dilakukan sebagai salah satu upaya penanganan polusi udara dan menurunkan suhu udara di Jakarta Selatan. Water mist sendiri merupakan alat yang digunakan untuk menyemprotkan air dalam bentuk kabut yang halus, sehingga dapat menyerap polutan dan menurunkan suhu lingkungan.
Bagaimana Water Mist Bekerja?
Water mist adalah teknologi yang menggunakan sistem semprotan air dengan tekanan tinggi untuk menghasilkan kabut halus. Alat ini dilengkapi dengan beberapa komponen penting, seperti nozzle, pompa pendorong air, kipas pendorong, dan tandon air. Dengan sudut nozzle yang optimal, alat ini dapat dipasang pada gedung dengan ketinggian di atas 20 meter atau setara dengan 8 lantai. Hal ini memungkinkan water mist untuk menjangkau area yang lebih luas dan memberikan efek pendinginan yang signifikan.
“Water mist ini biasanya dipasang pada gedung dengan ketinggian di atas 20 meter atau 8 lantai dengan sudut nozzle sebesar 45 derajat. Dengan cara ini, semprotan air dapat menyebar merata dan efektif dalam menurunkan suhu,” jelas Syafrin. Teknologi ini bukan hanya bertujuan untuk mengatasi suhu panas, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas udara di sekitar gedung.
Namun, penggunaan water mist tidak hanya terbatas pada gedung-gedung pemerintah. Pemkot Jaksel mendorong semua pengelola gedung, baik swasta maupun publik, untuk mengimplementasikan teknologi ini. Dengan demikian, diharapkan seluruh kawasan Jakarta Selatan dapat merasakan manfaat dari penggunaan water mist. “Kami ingin semua pengelola gedung berpartisipasi dalam program ini. Ini adalah langkah kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi warga,” imbuhnya.
Manfaat Water Mist bagi Masyarakat Jakarta Selatan
Penggunaan water mist di Jakarta Selatan diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Pertama, dengan menurunkan suhu udara, masyarakat akan merasa lebih nyaman, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, dengan mengurangi polusi udara, kesehatan warga dapat terjaga. Polusi udara yang tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan pernapasan dan penyakit jantung.
Selain itu, water mist juga dapat membantu mengurangi debu dan partikel berbahaya di udara. Dengan demikian, kualitas udara di Jakarta Selatan dapat meningkat, memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat. “Kami berharap dengan adanya water mist, kualitas udara di Jakarta Selatan dapat membaik, dan warga dapat beraktivitas dengan lebih nyaman,” kata Syafrin.
Dalam konteks ini, Pemkot Jaksel juga mengimbau warga untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, misalnya, dapat membantu mengurangi polusi udara. “Kami mengajak warga untuk lebih memilih transportasi umum atau berjalan kaki jika memungkinkan. Ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan,” lanjutnya.
Kesimpulan
Dengan langkah proaktif yang diambil oleh Pemkot Jakarta Selatan, diharapkan penggunaan water mist dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi masalah polusi udara dan suhu panas yang melanda Jakarta Selatan. Selain itu, partisipasi aktif dari pengelola gedung dan masyarakat sangat penting untuk mencapai tujuan ini. Dengan demikian, Jakarta Selatan bisa menjadi tempat yang lebih nyaman dan sehat untuk ditinggali.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai inisiatif ini, Anda dapat mengunjungi laman resmi Pemprov DKI Jakarta.





